Ricko Andrean
Ricko Andrean

BeritaDuniaTerbaru.com – Peristiwa yang dialami Ricko Andrean Maulana, seorang suporter Persib Bandung(bobotoh), 22 tahun, yang tewas karena dikeroyok oleh sesama suporter bobotoh, mengundang banyak tanggapan dari sejumlah organisasi pendukung tim Sepak bola bandung tersebut.

Ricko tewas pada hari Kamis, tanggak 27 Juli 2017, di RS Santo Yusuf, Bandung.

Hasil kesimpulan dari rapat yang dilaksanakan di tempat Viking Original Merchandise/VOM, Jalan Ahmad Yani, Bandung, hari Kamis, telah disetujui tentang 5 poin yang harus dijalankan untuk mencegah peristiwa itu tak terulang lagi.

Ricko sendiri merupakan seorang anggota organisasi bobotoh Viking Frontline yang aktif.

Berikut ini adalah 5 poin yang telah disetujui bobotoh.

1. Bersimpati kepada peristiwa kematian Ricko tersebut dan mengutuk keras sang pelakunya.

2. Melarang keras tindakan kekerasan sbg akibat fanatisme yang berlebihan dalam mendukung tim Persib.

3. Wajib menjaga nama baik dan reputasi Persib dengan cara menjunjung tinggi sportivitas.

4. Memohon kepada pihak kepolisian supaya segera mengurus masalah pengeroyokan Ricko sampai tuntas dan menhukum pelakunya.

5. Kesepakatan untuk menjalankan sebuah kampanye besar-besar an tentang “stop kekerasan” dalam sepak bola.

Ricko Andrean dikeroyok oleh sesama bobotoh ketika sedang menonton pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta di tempat Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu, 22 Juli 2017. Sampai sekarang ini, pelaku kekerasan kepada Ricko belum diringkus.