Gaji ke 13
Gaji ke 13

beritaduniaterbaru.com – Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro meyakinkan bahwa pembayaran gaji ke-13 serta Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS/TNI/Polri sudah bisa dibayarkan secara perlahan-lahan mulai awal Kamis (23/6/2016).

“Intinya mulai hari Kamis, udah bisa dibayarkan secara perlahan-lahan gaji ke-13 serta THR,” ujar Bambang ketika berbuka puasa dengan wartawan, Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Bambang menjelaskan, THR yang dikasihkan oleh pemerintah itu merupakan THR pertama kali yang diterima oleh PNS/TNI/Polri. Sebelumnya, golongan itu cuma mendapat 13 kali gaji, yaitu gaji 12 bulan serta gaji ke-13.

Besaran THR ialah gaji pokok plus tunjangan keluarga, tunjangan jabatan ataupun tunjangan umum, serta tak termasuk tunjangan kinerja. Tak hanya mendapatkan THR, PNS/TNI/Polri mulai pekan hari ini juga mendapat gaji ke-13.

Bambang membeberkan besaran gaji ke-13 yang segera dicairkan ini terdiri antara lain gaji pokok, tunjangan keluarga, serta tunjangan umum, tanpa tunjangan kinerja. Tunjangan kinerja gaji ke-13 akan diberikan sepekan sebelum tahun ajaran baru.

Pencairan gaji ke-13 – selain tunjangan kinerja – dipercepat untuk antisipasi keperluan pada bulan Juni.

“Nah, sebetulnya gaji ke-13 tersebut dimasukkan beserta tahun masuknya ajaran baru. Namun karena kami melihat mungkin nanti ada keperluan untuk menaikkan daya beli masyarakat di bulan Juni ini, jadi separuh dari gaji ke-13 akan diberikan mulai hari ini, terdiri antara lain gaji dan tunjangan di luar tukin (tunjangan kinerja),” ungkap Bambang.

Pencairan gaji ke-13 serta THR disebabkan akibat landasan hukumnya sudah keluar. Untuk gaji ke-13 pemerintah memberikan Peraturan Pemerintah (PP) No.19, No.20, No.21 dan No.22, dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.96/PMK.05/2016. Tetapi untuk pencairan THR udah diatur dalam PMK No.97/PMK.05/2016.