Gedung Bintaro
Gedung Bintaro

beritaduniaterbaru.comGedung yang tidak berpenghuni milik Panin di wilayah Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan, terlihat tua dan kumuh. Gedung yang sama dan sempat tiba-tiba roboh di beberapa tempat bagiannya pada hari Kamis (2/6/2016) sore, sekitar waktu istirahat, beberapa pekerja yang kala itu diberi tugas oleh pihak Panin untuk membongkar bangunan tua tersebut.

Menurut pantauan kami pada hari Jum’at (3/6/2016), hampir seluruh tempat bangunannya terkoyak dan roboh di bagian sisi. Benda-benda yang berupa rangka besi dan semen yang roboh itu pun banyak tercantol di bagian pinggir, mulai dari lantai bagian atas sampai lantai bagian bawah.

gedung bintaro roboh
gedung bintaro roboh

Bagian-bagian gedung yang roboh kemarin, yaitu di bagian depan, masih tetap dibiarkan saja. Sejumlah pilar di sisi bawah gedung yang tergabung dengan sisi tengah bangunan juga terlihat miring mengikuti sisi bawah bangunan tua yang roboh tersebut.

Sudah tak ada kaca ataupun material lain melainkan rangka bangunannya yang berupa besi, dan lapisan semen, serta batu bata. Sisi paling atas bangunan itu juga sudah tak utuh. Ada salah satu bagian yang cuma nampak dinding di satu sisi, dan di bagian lainnya terbuka begitu saja.

gedung di bintaro roboh
gedung di bintaro roboh

Keadaan Gedung yang mangkrak di Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan, hari Jumat (3/6/2016) pagi. Bangunan milik Panin tersebut sempat roboh di beberapa bagian pada Kamis (2/6/2016) sore.

Saat terakhir kali bangunan dengan tingkat 21 lantai tersebut dibangun sekitar tahun 2000 an oleh Jaya Property. Panin memutuskan untuk tak melanjutkan proses pembangunan gedung tersebut karena dinilai tak lulus uji kelayakannya serta ada bagian gedungnya yang miring jadinya dinilai tak aman untuk dihuni.

Pihak Kepolisian Polres Tangerang Selatan serta jajarannya masih menutup wilayah depan banguna yang roboh tersebut sampai waktu yang belum ditentukan. Wilayah di sekitar gedung pun dikasih garis polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.